
makna ikhlas tidak banyak dimengerti orang yang baru memulai berkomitmen dengannya, kata ini sangat berguna bagi mereka yang telah lama menaati Allah, berinteraksi dengan-Nya dengan menjalankan ibadah dan menikmati kelezatannya. mereka selalu menghadapkan wajah kepada Allah subhanahu wata'ala, dia berpengalaman dalam memerangi setan sekian lama. maka hanya merekalah yag mampu mengambil manfa'at dari kata ini.
ikhlas adalah memaksudkan ucapan, perbuatan, diam, bergerak baik yang dirahasiakan maupun yang dinampakkan, hidup atau mati hanya untuk ridha Allah semata.
pengertian ikhlas yang didefiniskan oleh para ulama adalah;
pertama; ikhlas adalah mengkhususkan tujuan semua perbuatan kepada Allah semata.
kedua; ikhlas adalah melupakan pandangan manusia, sehingga kita hanya melihat sang khaliq saja. orang yang menangis karena takut kepada Allah, memberi infaq, atau mengerjakan shalat ditengah ribuan -bahkan jutaan- orang akan tetap ikhlas, karena ia tidak menggubris pandangan manusia, ia hanya melihat pandangan Allah saja.
ketiga; ikhlas diartikan dengan tidak memaksudkan perbuatan agar disaksikan orang, namun dia memaksudkan agar hanya dilihat Allah saja. kita tidak butuh orang untuk menyaksikan shalat, tangisan dan haji kita, dekian pula dengan jihad atau dengan jilbab kita yang lebar. cukuplah Allah sebagai saksi kita atas keikhlasan kita
ikhlas merupakan kunci amalan hati, semua amalan shalih tidak akan sempurna tanpa dilandasi keikhlasan. karena diterima atau tidaknya suatu amal tergantung kepada keikhlasan hamba.
semua perbuatan ibadah tidak pantas dilakukan kecuali atas dasar mencari keridhaan Allah, bahkan amal yang bersifat rutinitas seperti makan, minum ataupun berolah raga juga harus didasari niat yang ikhlas.
mungkin ada yang bertanya, kita memang harus ikhlas dalam amal ibadah. namun mengapa harus ikhlas dalam amal kebiasaan sehari-hari?.
kaitannya dengan pertanyaan ini ada dalil yang bisa menjawabnya, yaitu firman Allah yang berbunyi: "Katakanlah:"Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupki dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu baginya;dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)". (QS. 6:162-163)
ikhlas memang harus ada dalam shalat. tetapi, membatasi ikhlas hanya dalam shalat adalah sebuah kesalahan.
(disadur dari buku terjemahan; Hati sebening mata air, karya Amru Khalid.)
.jpg)