19 Desember, 2008

TAWASSUL DENGAN AMALAN

sebuah riwayat shahih dikeluarkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, sebuah hadis yang panjang artinya:
Rasulullah bersabda: "Tersebutlah tiga orang dari umat sebelum kalian, keluar hingga mereka bermalam dalam sebuah gua, mereka masuk ke dalamnya, tiba-tiba batu besar jatuh dari atas gunung menutup pintu gua. Mereka saling berkata: "Sesungguhnya tidak akan ada yang bisa menyelamatkan kalian dari terjebak dalam gua ini selain kalian berdoa memohon kepada Allah dengan amal saleh kalian." Seseorang dari mereka berkata: "Wahai Allah, aku punya dua orang tua yang sudah lanjut usia, aku tidak minum atau memberi minum baik keluarga atau harta bendaku sebelum mereka. Suatu hari aku pergi mencari kayu hingga tersesat jauh, padahal aku belum memberi minum keduanya. Aku segera pulang kemudian aku ambilkan segelas susu, tetapi aku mendapati keduanya telah tidur, aku tidak berani membangungkan mereka begitu juga aku tidak ingin memberi minum keluargaku atau harta bendaku sebelum mereka, maka aku terus memegang gelas minuman tersebut semalaman menunggu mereka bangun. Fajarpun menyingsing, sementara anak-anak kecilku bergelayutan menangis di kakiku karena lapar, mereka berdua terbangun kemudian aku sodorkan minum kepadanya. Ya Allah jika aku melakukan itu karena mengharap wajah Mu, maka bukalah batu yang menutup pintu gua ini! Batu itupun bergeser sedikit sehingga mereka masih belum bisa keluar darinya.
Yang kedua berkata: "Wahai Allah, aku punya saudari sepupu (anak perempuan paman) yang sangat aku cintai – dalam riwayat lain, aku menyintainya sebagaimana layaknya lelaki menyintai wanita – aku ingin mengajaknya berzina tetapi dia menolak. Hingga pada suatu hari dia dalam masa paceklik, ia pun datang menemuiku (minta bantuan), maka aku berikan kepadanya 120 dinar dengan syarat ia serahkan dirinya padaku, ia pun mau, setelah aku menguasainya – dalam riwayat lain, aku duduk di atas kedua kakinya – ia mengatakan: "Takutlah kepada Allah, jangan memakai cincin kecuali dengan hak!" maka aku segera meninggalkan dirinya, padahal aku sangat menginginkannya, aku tinggalkan uang emas yang aku berikan padanya. Ya Allah jika aku lakukan yang demikian karena mengharap wajah Mu, maka keluarkanlah aku dari tempat ini! Batu yang menutupi pintu tersebut begeser, tetapi mereka masih belum bisa keluar darinya.
Yang ketiga berkata: "Ya Allah aku menyewa para pekerja dan aku telah bayarkan hak-hak mereka, kecuali satu orang, ia pergi tanpa mengambil upahnya, maka aku investasikan hingga menjadi harta yang berlimpah. Pada suatu hari ia datang kepadaku dan berkata: "Wahai hamba Allah, bayarkan upahku!" aku jawab: "Semua yang kamu lihat ini, baik onta, sapi atau kambing, semuanya berasal dari upahmu! Ia berkata: "Wahai hamba Allah, jangan kau perolok diriku! Aku menjawab: "Aku tidak memperolok dirimu, memang semua ini milikmu!" maka ia pun mengambil semua harta tersebut tanpa menyisakan sedikitpun. Ya Allah jika aku lakukan itu karena mengharap wajah Mu, maka keluarkanlah kami dari tempat ini!" kemudian batu itu pun bergeser lagi hingga akhirnya mereka bisa keluar dari dalam gua."

Tidak ada komentar: